Kamis, 06 September 2012

Magnum Filter Jazz the Night di Lhokseumawe - Bireun



Dji Sam Soe Magnum Filter mengadakan acara musik jazz bertajuk Jazz the Night, tanggal 29 s/d 1 Juni 2012 malam di Caffe 55 , Star Black. Acara yang disponsori oleh Dji Sam Soe Magnum Filter itu hadir dalam rangka menghibur warga kota bireun yang dimeriahkan oleh PROVILE dari Banda Aceh.
Pada kesempatan tersebut, banyak warga dari kota Bireun merasa terhibur dan ikut bernyanyi dengan nuansa musik jazz yang dimainkan oleh PROVILE mengingat hausnya hiburan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini.
Selain live music, panitia  juga menyiapkan beberapa game seru bagi penonton, apabila penonton berhasil memainkan game tersebut maka akan mendapatkan bingkisan menarik dari Dji Sam Soe.
"Kami (provile) merasa senang dan bangga saat penonton ikut bernyanyi, terlebih saat ada beberapa penonton yang meminta kami membawakan beberapa lagu kesukaannya".

Cerita Terbentuknya Provile Band

Awal mulanya PROVILE terbentuk pada saat kami masih duduk di bangku SMA ,tepatnya pada tanggal 25 maret 2008 . Nama PROVILE di ambil dari nama sebuah kayu berhiasan di sudut-sudut dinding.
*jadi kenapa bisa jadi nama band kalian?
nahh, ceritanya pada sa'at kami sedang membuat sebuah studio musik , sang Drummer kewalahan mencari kayu Provile seperti yg diinginkan.
pada akhirnya dia bilang bahwa kat

a-kata PROVILE kita jadikan nama Band kita kayaknya bagus, dan provile juga mempunyai makna bahwa kami ingin menghibur dengan keindahan dan warna dari musik yang kami miliki , tidak hanya di sebuah tempat bahkan kami ingin meghibur semua penikmat musik di setiap sudut tempat.

Sebenarnya PROVILE sudah beberapa kali mengganti personilnya karena ada bermacam-macam alasan yang mengharuskan kami ganti beberapa personil, personil provile pada pertama terbentuk yaitu : Rama sebagai Vokalis (sering di panggil BOY) , Edy sebagai gitaris , Wandy sebagai Rithem (sering di panggil KODOK) , Adit sebagai Bassis (sering di panggil LAEY) , Isnanda sebagai Drummer (sering di panggil MENEM) .
kami yang sangat ingin bermain musik akhirnya sepakat untuk membentuk band tetap yang bergenre Pop Rock dan sangat menyukai Band J-rocks sehingga kami menciptakan lagu dengan sedikit sentuhan-sentuhan musik beraliran J-Pop .
Lagu yg kami ciptakan saat itu : 1. Kembalilah , 2. Bayangmu , 3. Bertahan.

Setahun kami bermusik akhirnya kami mendapat kabar bahwa sang Drumer MENEM harus keluar dari PROVILE karena dia akan bekerja di luar kota .
dengan sedih kami merelakan dia keluar .

gak lama berjalannya waktu, kami mencari drummer baru untuk mengisi kekosongan posisi yg ada .
Dea lah orang yang kami pilih, kebetulan dia juga satu sekolah dengan kami dan bisa bermain drum.
ehhhh,, ternyata setelah hampir setahun bersama malah BOY yang keluar karena katanya dia akan pindah tempat tinggal ke medan.
karena Vokalis udah keluar maka situasi mengharuskan kami fakum untuk sementara waktu sambil mencari-cari pengganti untuk mengisi di posisi Vokal.

Pada akhirnya kami mendapatkan informasi bahwa akan ada Festival Java Jazz .
kami tertantang untuk ikut , tapi opppppssss .
kami kan gak ada vokalis, musik kami juga bukan jazz .
Toeeennnnngggg. :D

sambil mikir-mikir siapa yang cocok jadi vokalis , akhirnya terpikirlah seorang kenalan di Facebook , Namanya Christian Cello .
kami coba ajak dia , dan ternyata dia mau bergabung untuk mengikuti Festival Java Jazz Tersebut.
*Singkat cerita* kami menjadi Band Favorite di Java Jazz dan kami harus berhadapan sama Band-band dari luar kota dan Festivalnya diadakan di Medan.

*singkat cerita* ternyata cello tidak bisa bergabung sama kami lagi karena dia juga ada Group Hip Hop nya sendiri .
Pada akhirnya kami sepakat untuk mengubah Genre musik kami jadi Pop Jazz, karena ternyata kami semua jadi tergila-gila sama musik Pop Jazz.
*Tapi kan PROVILE masih belum punya Vokalis ?? o_O"
kami cari lagi vokalis yang baru , dan akhirnya berjumpalah dengan Riski . Kami mengajak dia untuk latihan bersama sekalian melihat ada kecocokan gak menjadi vokalis PROVILE, setelah beberapa kali latihan ternyata kita cocok .
tanpa menunda-nunda akhirnya kami mengajak Riski untuk jadi vokalis tetap di PROVILE , dan dengan musik kami yang sekarang alhamdulillah kami sudah banyak nampil di acara-acara .
jadi sekarang personil PROVILE adalah :




                                       Riski sebagai Vokalis                        Edy sebagai Gitarist 


      Adit sebagai Bassist                       Try sebagai Guitar Rithem
                                                            

                                      Dea sebagai Drummer            Dicky sebagai Additional Keyboardist

Lirik Provile - Jatuh Cinta

Cahaya di bola matamu. 
Membuatku tak bisa melupakanmu. 
Senyum dari bibir manismu. 
Menggetarkan hasrat diriku. 

Bridge : inikah namanya jatuh cinta, yg membuatku tergila-gila. 

Aku menginginkanmu . 

Reff : aku jatuh cinta padamu saat pertama bertemu. 

Ku mohon kau jadi milikku selalu . 
Ku berjanji akan selalu setia menjaga cintamu. 
Maka jadilah engkau milikku selalu .

Selasa, 04 September 2012

Provile Band pada Java Jazz Tour To Campus

BANDA ACEH – Dua Band beraliran Jazz yaitu Provile dan Fatarana akan mewakili Aceh pada International Java Jazz Festival. Kedua Band tersebut akan mengikuti festival jazz terbesar dunia setelah menyisihkan 9 finalis lainnya pada malam final Khanduri Jazz Tour To Campus.

Grup band Fatarana meraih juara pertama sedangkan grup band Provile meraih juara favorit. Sedangkan untuk juara kedua diraih oleh fivok dan juara tiga diraih oleh tak tuk band.Sementara itu, Ketua Dewan Juri, Moritza Taher mengatakan, dipilihnya Fatarana sebagai juara pertama karena grup band tersebut memiliki keunikan dan khas daerah. Sehingga grup band tersebut akan mudah ditebak berasal dari daerah mana.

Meskipun demikian, dari hasil polling SMS menempatkan Band Provile diperingkat pertama dengan 46 persen dan diposisi kedua diraih Vipox dengan 15 persen, akan tetapi untuk pemenang ditentukan oleh dewan juri.
Moritza menjelaskan, band Fatarana terpilih karena memiliki keunikan seperti dari perform mereka saat tampil diatas panggung, dan mereka memiliki ciri khas ke Acehan.

Sementara itu penyelenggara khanduri jazz tour to campus Fairuziana mengatakan dua Perwakilan Aceh tersebut diharapkan dapat menjadi duta di Jakarta dalam mempromosikan ragam kebudayaan Aceh.
Lebih lanjut dia menambahkan, adapun hadiah yang disediakan oleh sponsor dan untuk Juara pertama Fatarana mendapatkan hadiah Rp. 3 juta. Juara Favorit, Provile mengantongi uang Rp 2 juta. (slm)

Kutipan : Rakyat Aceh Online